Dewan Kerja Cabang (DKC) Berau mengikuti pelatihan bimbingan teknis bagi petugas pengelola pasar dan pelatihan fasilitator pasar yang diselenggarakan oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi petugas pasar dalam mengelola dan mengawasi pasar agar lebih higienis dan aman bagi masyarakat.

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari di UPT Pasar Berau ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai komunitas termasuk pramuka di Kabupaten Berau. Dalam sambutannya, Kepala BPOM Provinsi Kalimantan Timur, Kepala BPOM Prov Kaltim menekankan pentingnya peran petugas pasar dalam memastikan keamanan pangan dan obat-obatan yang dijual di pasar-pasar tradisional. “Dengan meningkatnya kompetensi petugas pasar, kita dapat memastikan bahwa produk yang beredar di masyarakat memenuhi standar kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi tentang teknik pengawasan pasar, cara identifikasi produk yang tidak memenuhi standar, serta strategi dalam penanganan dan pencegahan penyebaran produk ilegal. Selain itu, mereka juga dilatih menjadi fasilitator pasar yang mampu memberikan edukasi kepada pedagang dan masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan keamanan pangan.

Salah satu peserta DKC. M Isa R menyatakan bahwa pelatihan ini memberikan banyak wawasan baru yang sangat berguna dalam tugas sehari-hari. “Kami belajar bagaimana cara efektif mengawasi produk di pasar dan bagaimana memberikan edukasi yang benar kepada pedagang. Ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pasar tradisional di Berau,” katanya.

Pelatihan ini juga diisi dengan praktik lapangan di beberapa pasar di Berau, di mana peserta dapat langsung menerapkan pengetahuan yang telah mereka dapatkan. “Praktik langsung ini sangat membantu kami dalam memahami tantangan yang ada di lapangan dan mencari solusi yang tepat,” tambah M Isa R

Dalam penutupan acara, Kepala BPOM Provinsi Kalimantan Timur, mengajak semua peserta untuk terus berkolaborasi dalam menjaga kualitas pasar. “Kita harus bekerja sama untuk memastikan pasar-pasar di Kalimantan Timur, khususnya di Berau, menjadi tempat yang aman dan sehat bagi masyarakat. Semoga ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini dapat diterapkan dengan baik di lapangan,” tutupnya.

Dengan selesainya pelatihan ini, diharapkan para petugas pengelola pasar dan fasilitator pasar di Berau dapat lebih proaktif dalam menjalankan tugasnya, serta mampu menciptakan pasar yang lebih bersih, aman, dan nyaman bagi para pengunjung.